Kamis, 14 Mei 2009

Severus Snape

Severus Snape adalah guru Ramuan dan Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam dan kepala sekolah di Hogwarts dalam kisah Harry Potter. Dia berhidung bengkok seperti paruh elang, berambut klimis-hitam-pendek.

Dalam film-film Harry Potter, Snape diperankan oleh Alan Rickman.

Snape terlahir dari pasangan Tobias Snape, seorang Muggle, dan Eileen Prince yang penyihir. Masa kecil Snape jarang sekali disinggung dalam buku. Tapi di Harry Potter and the Order of the Phoenix ketika Harry belajar Occlumency dari Snape, dapat disimpulkan bahwa Snape sering kali menyaksikan, bahkan mungkin menjadi korban kekerasan ayahnya. Di saat remaja pun Snape adalah murid yang tidak populer karena kesukaannya pada ilmu hitam.

Snape satu angkatan di Hogwarts dengan James Potter, Sirius Black, Remus Lupin, dan Peter Pettigrew. Tapi Sirius dan James sangat membencinya, demikian pula sebaliknya. Di setiap kesempatan, mereka, terutama Sirius seringkali mengolok-olok Snape, baik secara mental maupun fisik.

Pada suatu hari, Sirius berencana untuk membuat lelucon yang berbahaya terhadap Snape. Sirius memberitahu Snape kemana Lupin pergi setiap bulan purnama, dengan harapan Snape akan terluka atau bahkan terbunuh ketika Lupin tengah bertransformasi menjadi manusia serigala. Snape yang serba-ingin-tahu bermaksud membuktikan hal ini. Tetapi di saat-saat terakhir James menghalangi Snape, menyelamatkan hidupnya. Meski demikian Snape telah melihat wujud Lupin sebagai manusia serigala. Snape berjanji pada Dumbledore untuk tidak memberitahu siapa pun tentang Lupin. Sejak itu Snape makin membenci Sirius, James, dan Lupin (meski sebenarnya Lupin tidak membencinya). Meski James menyelamatkannya, Snape menganggap itu demi kepentingan James sendiri, supaya tidak dikeluarkan dari Hogwarts. Kebencian ini terus berlanjut sampai mereka dewasa.

Sirius mengatakan pada Harry bahwa Snape yang masuk Slytherin, bergabung dengan geng Slytherin seperti Bellatrix and Rodolphus Lestrange, Avery, Wilkes and Evan Rosier, yang dikemudian hari menjadi Pelahap Maut. Snape adalah anggota Orde Phoenix, meskipun sampai saat ini kesetiaannya masih dipertanyakan. Baik Dumbledore maupun Voldemort beranggapan Snape ada di pihak mereka.

Dalam buku ketujuh, diungkapkan bahwa Snape sebenarnya mencintai dan berteman dengan Lily Evans sejak kecil, dan keduanya selalu bersama sampai masuk Hogwarts. Karena perbedaan pendapat dan salah faham, keduanya berpisah pada jalan masing-masing. Diungkapkan pula James membenci Snape sejak pertama kali bertemu di Hogwarts Express dan saling menghina. Karena laporannya pada Voldemort tentang Ramalan, membuat dia menyesali perbuatannya; Voldemort jadi mengejar Harry Potter, anak dari Lily Potter. Kemudian dia menemui Dumbledore dan mengubah kesetiaannya dari Pelahap Maut menjadi Orde Phoenix, dan menjadi mata-mata bagi Voldemort. Setelah kematian keluarga Potter, Snape bersumpah agar menjaga dan mengawasi Harry dan berubah menjadi menyayanginya (dia menangis setelah mengetahui bahwa Harry harus mati sebelum mengalahkan Voldemort), meskipun pada awalnya dia membenci Harry yang sangat mirip dengan ayahnya namun memiliki mata ibunya.

Kebencian Snape pada Harry sudah tampak sejak pertama kali mereka bertemu di Hogwarts. Bahkan Harry mengira Snape yang hendak mencuri Batu Bertuah. Snape menyelamatkan Harry ketika Quirell memantrai sapunya, namun Harry tetap membencinya. Begitu pun Snape, yang selalu mempersulit Harry dalam pelajaran, dan senantiasa mencari-cari kesempatan untuk mengeluarkan Harry dari Hogwarts.

Dalam Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, Snape membuatkan ramuan untuk Lupin setiap bulan, untuk mengurangi rasa sakit akibat transformasi menjadi manusia serigala. Hal ini mungkin atas suruhan Dumbledore, karena Harry seringkali mendapati Snape "menatap jijik" pada Lupin. Terbukti di akhir tahun ajaran, Snape secara "tidak sengaja" keceplosan bahwa Lupin adalah manusia serigala, karena kemarahan akibat lolosnya Sirius Black dari genggamannya.

Di akhir Harry Potter and the Goblet of Fire, ketika Dumbledore berusaha meyakinkan Fudge bahwa Voldemort telah kembali, Snape menunjukkan Tanda Kegelapan yang tampak jelas di lengannya, menandakan bahwa Voldemort benar-benar kembali. Tapi Fudge mengabaikannya. Kemudian Dumbledore segera mengutusnya untuk sebuah tugas rahasia, yang kemudian terungkap dalam Order of the Phoenix, yaitu memata-matai Voldemort.

Dalam Harry Potter and the Order of The Phoenix, Snape atas suruhan Dumbledore memberi pelajaran Occlumency pada Harry. Snape dipilih karena dia adalah Occlumens yang hebat. Tapi pelajaran ini gagal total. Harry curiga Snape justru membuka pikirannya agar dapat dimasuki Voldemort, sementara Snape marah besar ketika Harry kepergok melihat kenangan terburuknya dalam Pensieve. Menjelang akhir cerita, menurut Dumbledore, Snape memastikan bahwa Sirius baik-baik saja ketika Harry mendapat penglihatan bahwa Sirius tertangkap oleh Voldemort. Snape pun mencari Harry ke Hutan Terlarang ketika ia dan Umbridge tidak juga kembali. Dan Snape segera mengontak anggota Orde Phoenix lain untuk segera membantu Harry di Kementerian. Disini terdapat indikasi bahwa Snape sebenarnya berpihak pada Orde, karena komunikasi Orde adalah dengan Patronus, yang hanya dapat dilakukan oleh penyihir putih.

Snape memiliki peranan besar dalam Harry Potter and the Half-Blood Prince. Di awal cerita dikisahkan kakak-beradik Narcissa dan Bellatrix mendatangi Snape di rumahnya, Spinner's End (dan ternyata Wormtail juga ada di sana). Narcissa hendak meminta Snape untuk melindungi Draco, anaknya, yang mendapat tugas khusus dari Voldemort. Narcissa menduga tugas ini sebagai pelampiasan amarah Voldemort karena Lucius tidak berhasil mencuri ramalan di Departemen Misteri, bahkan tertangkap. Bellatrix yang tidak menyukai Snape berusaha menghalangi Narcissa dan sempat adu mulut dengan Snape. Namun akhirnya Snape bersedia melakukan Sumpah-Tak-Terlanggar, yaitu dia akan menyelesaikan tugas yang diemban Draco bila Draco terbunuh ataupun tidak sanggup melakukannya. Bila Snape tidak melakukan hal itu, maka nyawanya menjadi taruhannya.

Beralih ke Hogwarts, akhirnya Snape mendapatkan pekerjaan yang telah lama diidam-idamkannya, guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Harry tidak menduga bahwa akhirnya Dumbledore mempercayakan Snape untuk mengajar subyek yang disukainya itu. Harry yang semula gembira karena tidak akan bertemu Snape lagi, terpaksa menelan kekecewaannya. Semula Harry tidak akan meneruskan pelajaran Ramuannya, karena Snape tidak mengijinkan muridnya yang tidak mendapatkan nilai "O" (Outstanding- Luar Biasa) dalam Ujian OWL untuk mengambil kelas NEWT Ramuan. Namun Horace Slughorn, guru Ramuan yang baru, mengijinkan murid dengan nilai "E" (Exceed Expectations - Di Luar Dugaan) seperti Harry, mengambil kelas NEWT-nya. Harry yang tidak membeli buku Ramuan, mendapat pinjaman buku sekolah, yang bertuliskan "Milik Half-Blood Prince". Buku ini berisi tips-tips membuat ramuan, yang terkadang menyimpang dari instruksi sebenarnya, namun benar-benar memuaskan. Alhasil Harry menjadi murid kesayangan Slughorn. Hermione menyelidiki tentang Prince, dan yang dapat ditemukannya adalah Eileen Prince, ketua Gobstone, seorang siswa yang belajar di Hogwarts bertahun-tahun yang lalu. Harry membantah anggapan ini, karena yakin bahwa Prince adalah seorang laki-laki. Namun di akhir cerita terungkap bahwa pemilik buku itu adalah Snape, dan Snape pun mengetahui bahwa Harry yang membawa bukunya karena Harry menggunakan mantra Sectusempra terhadap Malfoy. Snape-lah yang menciptakan mantera tersebut.

Harry diberitahu Trelawney bahwa Snape-lah yang mencuri dengar pembicaraannya dengan Dumbledore di Hog's Head ketika Trelawney hendak melamar jabatan sebagai guru Hogwarts. Harry menduga bahwa Snape juga bertanggung jawab atas kematian orangtuanya.

Di bagian akhir Snape membunuh Dumbledore dengan kutukan Avada Kedavra dan pergi meninggalkan Hogwarts.Saat membunuh Dumbledore, terlihat bahwa raut wajah Snape terlihat seperti marah,padahal ekspresinya tersebut bukanlah berarti dia benci pada Dumbledore, namun benci akan dirinya yang harus membunuh orang yang sangat dia hormati.

Snape menjadi kepala sekolah Hogwarts, setelah Kementerian Sihir diambil alih oleh Pelahap Maut. Snape juga ditugaskan untuk memberikan pedang Godric Gryffindor pada Harry tanpa ketahuan identitasnya. Sampai akhirnya dia dibunuh oleh Voldemort, penyamarannya sebagai Pelahap Maut tidak terungkap, dan menjadi musuh Orde Phoenix dan Guru Hogwarts. Dalam keadaan sekarat, dia memberikan memorinya pada Harry, dan memohon Harry untuk melihatnya. Hal ini menunjukan kepada siapa sebenarnya kesetiannya selama ini, kepada Orde Phoenix yang di bawah Dumbledore bukan kepada Pelahap Maut di bawah Voldemort, meskipun semata-mata karena kecintaannya pada Lily Evans. Hal ini terungkap di mana patronusnya adalah rusa betina yaitu patronus yang sama dengan Lily, yang ditunjukannya ke Dumbledore untuk membuktikan persaannya selama ini kepada Lily.

http://migasnet01hasan716.blogspot.com/search/label/Hobby


Baca selengkapnya disini......

Meledaknya UD IV Plumpang

:

[ Senin, 19 Januari 2009 ]
Depot BBM Pertamina Plumpang Meledak

Lima Juta Liter Bensin Terbakar

JAKARTA – Kebakaran hebat terjadi di Depot Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, tadi malam. Sampai berita ini diturunkan pukul 24.00, api masih berkobar dari salah satu tabung raksasa yang menampung lima juta liter BBM itu. Dikhawatirkan api menjalar ke tangki-langki lain yang daya tampungnya sama. Jarak antara tangki di Depot Plumpang berkisar 15 meter.

Berdasarkan laporan kebakaran yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta, api diperkirakan berkobar sejak pukul 21.20 WIB. Sardi, salah satu petugas PMK, mengatakan, sebagian besar mobil pemadam kebakaran dari lima wilayah Kotamadya di DKI Jakarta dikerahkan untuk membantu pemadaman.

Pantauan koran ini di lapangan, api yang melalap depot itu mencapai ketinggian sekitar seratus meter. Kobaran api terlihat jelas hingga jarak lebih dari sepuluh kilometer. Warga di sekitar depot langsung berhamburan mengungsi karena khawatir api menjalar ke daerah pemrukiman. Tampak, beberapa ibu dan anak-anak menangis melihat kobaran api yang masih membesar. Panasnya kobaran api dirasakan warga yang menonton dari jarak 500 meter.

Menurut Gunawan, warga Tanah Merah yang berjarak sekitar 1,5 km dari Depot Plumpang, dia mendengar tiga kali ledakan sebelum mengetahui depot itu terbakar. Saat berusaha menyelamatkan diri, Gunawan mengaku harus menembus lautan manusia yang bercampur antara warga yang mengungsi dan warga yang menonton kebakaran. Gunawan mengaku melihat setidaknya dua tangki yang terbakar, petugas pemadam kebakaran tampak berusaha mematikan api.

Di tengah upaya pemadaman, hujan gerimis sempat mengguyur kawasan yang terbakar sekitar 10 menit. Namun, gerimis itu tak kunjung berubah menjadi hujan deras. Angin yang bertiup kencang membuat gerimis itu menghilang.

Warga menyemut di dekat jembatan layang di dekat gerbang Depo Pertamina yang bertuliskan ‘Kepuasan Anda Kami Utamakan’. Bahkan banyak warga yang melawan arus lalu lintas, sekedar ingin melihat kebakaran. Tidak hanya dari depan, dari belakang depo juga demikian. Mereka tampak menyaksikan lokasi kebakaran.

Sedangkan Juru Bicara Pertamina Anang Rizkani Noor menegaskan, Pertamina tidak akan berspekulasi memastikan penyebab kebakaran. Termasuk, kemungkinan adanya kesengajaan dari pihak yang dirugikan dengan adanya sistem komputerisasi yang baru berjalan sekitar dua minggu terakhir. “Saat ini yang paling penting pemadaman api dulu,” katanya.

Dia menjelaskan, yang terbakar adalah tangki 5.000 kiloliter premium. Secara keseluruhan, Depot Plumpang memiliki cadangan pasokan premium 50-60 ribu kiloliter. Anang menjamin pasokan bahan bakar, terutama premium, wilayah Jakarta dan sekitarnya tidak akan terganggu meski salah satu tangki penyimpanan di Depot Plumpang terbakar. “Mudah-mudahan kebutuhan masyarakat bisa kami pasok dari tangki lainnya,” katanya.

Menurut Direktur Pemasaran Pertamina Achmad Faisal, untuk sementara, pasokan dari depo Plumpang akan digantikan oleh Depo Pertamina di Padalarang, Cikampek, dan Tanjung Merak

Ledakan di Depo Plumpang tak hanya mengejutkan warga tetapi juga membuat sibuk petinggi Pertamina dan penanggung jawab keamanan. Sekitar pukul 23.00, di lokasi kebakaran telah berkumpul Komisaris Utama Pertamina Jenderal Pol (Purn) Sutanto, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji. Mereka tampak masuk ke dalam depo dan memantau langsung kebakaran

Ledakan Depo Plumpang memang mengagetkan apalagi bersamaan dengan isu akan dicopotnya Dirut Pertamina Ari H Soemarno yang santer terdengar dalam sepekan terakhir. Selain itu juga berkaitan dengan makin dekatnya pemilu yang akan digelar dalam hitungan bulan.

Depo Plumpang memiliki peran sentral dalam distribusi BBM di Jabotabek yang notabene menjadi pusat perputaran bahan bakar terbesar di Tanah Air. Saat ini Depo Plumpang menyalurkan berbagai macam produk yaitu premium, kerosene, solar, biosolar, pertamax, dan pertamax plus.

Depo itu melayani SPBU se-Jabodetabek dan memasok premium ke 600 SPBU. Tak hanya itu, Depo Plumpang bahkan menyuplai pertamax hingga ke Bandung. Depo Plumpang juga menyuplai 11.000 kilo liter/hari untuk premium, 4.200 kilo liter/hari kerosene, dan solar plus biosolar sebesar 5.100 kilo liter/hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, tabung yang terbakar adalah tabung 24 yang berisi premium dengan oktan 88 sebanyak 5.000 kilo liter. “Namun laporan yang kami terima, tangki itu tidak penuh,” ujarnya.(yun/owi/kim)

Peristiwa tersebut biasa terjadi karena depo minyak adalah tempat yang mudah terbakar, namun ketika kejadian tsb adalah kejadian yang mengingatkan akan sesuatu, maka di temukan-lah jawaban bahwa depo tsb pernah diancam teroris untuk di ledak-kan

Depo Plumpang Pernah Diincar Teroris

Sekitar empat bulan yang lalu atau tepatnya hari Selasa, 21 Oktober, Mabes Polri menangkap Rusli Mardani alias Wahyu Ramadhan alias Uci alias Farid alias Zulfikar di rumah kontrakannya di Jalan Gading Sengon 7 RT 05/ RW 14, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi juga menangkap lima orang lainnya di wilayah Jakarta dan Bogor, yakni Nurhasani alias Hasan, Muntasir, Imam Basori alias Basar dan Budiman.

……….

Kelompok Wahyu Cs ini terindikasi merancang serangan aksi teror bom untuk meledakan Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Teroris yang akan meledak-kan depo plumpang, namun 7 hari setelah itu, ternyata bukannya yang meledak depo plumpang, namun depo yang lain tanpa adanya teroris seperti berita dibawah ini

Baca selengkapnya disini......

Meledaknya UD IV Plumpang

:

[ Senin, 19 Januari 2009 ]
Depot BBM Pertamina Plumpang Meledak

Lima Juta Liter Bensin Terbakar

JAKARTA – Kebakaran hebat terjadi di Depot Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, tadi malam. Sampai berita ini diturunkan pukul 24.00, api masih berkobar dari salah satu tabung raksasa yang menampung lima juta liter BBM itu. Dikhawatirkan api menjalar ke tangki-langki lain yang daya tampungnya sama. Jarak antara tangki di Depot Plumpang berkisar 15 meter.

Berdasarkan laporan kebakaran yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta, api diperkirakan berkobar sejak pukul 21.20 WIB. Sardi, salah satu petugas PMK, mengatakan, sebagian besar mobil pemadam kebakaran dari lima wilayah Kotamadya di DKI Jakarta dikerahkan untuk membantu pemadaman.

Pantauan koran ini di lapangan, api yang melalap depot itu mencapai ketinggian sekitar seratus meter. Kobaran api terlihat jelas hingga jarak lebih dari sepuluh kilometer. Warga di sekitar depot langsung berhamburan mengungsi karena khawatir api menjalar ke daerah pemrukiman. Tampak, beberapa ibu dan anak-anak menangis melihat kobaran api yang masih membesar. Panasnya kobaran api dirasakan warga yang menonton dari jarak 500 meter.

Menurut Gunawan, warga Tanah Merah yang berjarak sekitar 1,5 km dari Depot Plumpang, dia mendengar tiga kali ledakan sebelum mengetahui depot itu terbakar. Saat berusaha menyelamatkan diri, Gunawan mengaku harus menembus lautan manusia yang bercampur antara warga yang mengungsi dan warga yang menonton kebakaran. Gunawan mengaku melihat setidaknya dua tangki yang terbakar, petugas pemadam kebakaran tampak berusaha mematikan api.

Di tengah upaya pemadaman, hujan gerimis sempat mengguyur kawasan yang terbakar sekitar 10 menit. Namun, gerimis itu tak kunjung berubah menjadi hujan deras. Angin yang bertiup kencang membuat gerimis itu menghilang.

Warga menyemut di dekat jembatan layang di dekat gerbang Depo Pertamina yang bertuliskan ‘Kepuasan Anda Kami Utamakan’. Bahkan banyak warga yang melawan arus lalu lintas, sekedar ingin melihat kebakaran. Tidak hanya dari depan, dari belakang depo juga demikian. Mereka tampak menyaksikan lokasi kebakaran.

Sedangkan Juru Bicara Pertamina Anang Rizkani Noor menegaskan, Pertamina tidak akan berspekulasi memastikan penyebab kebakaran. Termasuk, kemungkinan adanya kesengajaan dari pihak yang dirugikan dengan adanya sistem komputerisasi yang baru berjalan sekitar dua minggu terakhir. “Saat ini yang paling penting pemadaman api dulu,” katanya.

Dia menjelaskan, yang terbakar adalah tangki 5.000 kiloliter premium. Secara keseluruhan, Depot Plumpang memiliki cadangan pasokan premium 50-60 ribu kiloliter. Anang menjamin pasokan bahan bakar, terutama premium, wilayah Jakarta dan sekitarnya tidak akan terganggu meski salah satu tangki penyimpanan di Depot Plumpang terbakar. “Mudah-mudahan kebutuhan masyarakat bisa kami pasok dari tangki lainnya,” katanya.

Menurut Direktur Pemasaran Pertamina Achmad Faisal, untuk sementara, pasokan dari depo Plumpang akan digantikan oleh Depo Pertamina di Padalarang, Cikampek, dan Tanjung Merak

Ledakan di Depo Plumpang tak hanya mengejutkan warga tetapi juga membuat sibuk petinggi Pertamina dan penanggung jawab keamanan. Sekitar pukul 23.00, di lokasi kebakaran telah berkumpul Komisaris Utama Pertamina Jenderal Pol (Purn) Sutanto, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji. Mereka tampak masuk ke dalam depo dan memantau langsung kebakaran

Ledakan Depo Plumpang memang mengagetkan apalagi bersamaan dengan isu akan dicopotnya Dirut Pertamina Ari H Soemarno yang santer terdengar dalam sepekan terakhir. Selain itu juga berkaitan dengan makin dekatnya pemilu yang akan digelar dalam hitungan bulan.

Depo Plumpang memiliki peran sentral dalam distribusi BBM di Jabotabek yang notabene menjadi pusat perputaran bahan bakar terbesar di Tanah Air. Saat ini Depo Plumpang menyalurkan berbagai macam produk yaitu premium, kerosene, solar, biosolar, pertamax, dan pertamax plus.

Depo itu melayani SPBU se-Jabodetabek dan memasok premium ke 600 SPBU. Tak hanya itu, Depo Plumpang bahkan menyuplai pertamax hingga ke Bandung. Depo Plumpang juga menyuplai 11.000 kilo liter/hari untuk premium, 4.200 kilo liter/hari kerosene, dan solar plus biosolar sebesar 5.100 kilo liter/hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, tabung yang terbakar adalah tabung 24 yang berisi premium dengan oktan 88 sebanyak 5.000 kilo liter. “Namun laporan yang kami terima, tangki itu tidak penuh,” ujarnya.(yun/owi/kim)

Peristiwa tersebut biasa terjadi karena depo minyak adalah tempat yang mudah terbakar, namun ketika kejadian tsb adalah kejadian yang mengingatkan akan sesuatu, maka di temukan-lah jawaban bahwa depo tsb pernah diancam teroris untuk di ledak-kan

Depo Plumpang Pernah Diincar Teroris

Sekitar empat bulan yang lalu atau tepatnya hari Selasa, 21 Oktober, Mabes Polri menangkap Rusli Mardani alias Wahyu Ramadhan alias Uci alias Farid alias Zulfikar di rumah kontrakannya di Jalan Gading Sengon 7 RT 05/ RW 14, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi juga menangkap lima orang lainnya di wilayah Jakarta dan Bogor, yakni Nurhasani alias Hasan, Muntasir, Imam Basori alias Basar dan Budiman.

……….

Kelompok Wahyu Cs ini terindikasi merancang serangan aksi teror bom untuk meledakan Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Teroris yang akan meledak-kan depo plumpang, namun 7 hari setelah itu, ternyata bukannya yang meledak depo plumpang, namun depo yang lain tanpa adanya teroris seperti berita dibawah ini


Baca selengkapnya disini......

Rabu, 13 Mei 2009

13 Kontrak Migas Diputus


JAKARTA, RABU - Pemerintah tengah memproses pemutusan sebanyak 13 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), karena hingga batas waktu yang ditentukan belum juga mengembangkan wilayah kerjanya.

Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) R Priyono di Jakarta, Rabu (4/3) mengatakan, ke-13 KKKS tersebut merupakan bagian dari 142 KKKS yang masih dalam tahap eksplorasi. "Saat ini, ada sebanyak 13 KKKS dalam proses terminasi," katanya.

Namun, Priyono mengaku tidak ingat nama-nama ke-13 KKKS tersebut.

Sesuai Pasal 15 UU No 22 Tahun 2001 tentang Migas, masa eksplorasi dapat diberikan selama enam tahun dan dapat diperpanjang hanya satu kali selama empat tahun.

Artinya, selama maksimal 10 tahun, KKKS sudah harus melakukan kegiatan produksi. Saat ini, tercatat sebanyak 206 KKKS yang berada di bawah kendali BP Migas yang terdiri dari 64 KKKS dalam tahap produksi dan 142 lainnya tahap eksplorasi.

Dari 64 KKKS produksi, 43 di antaranya sudah menghasilkan minyak dan gas. Sekitar 80 persen produksi migas tersebut berasal dari lapangan yang sudah tua.

Sedang, dari 142 KKKS eksplorasi, ada sebanyak tujuh wilayah kerja gas metana batubara (coal bed methane/CBM).

Priyono mengatakan, sejak tahun 1995, produksi minyak cenderung menurun dengan tingkat 10 persen per tahun. Namun, sejak 2003, tingkat penurunan dapat ditekan dari 10 persen menjadi satu persen di tahun 2006 dan empat persen tahun 2007. "Bahkan, pada 2008, produksi dapat dinaikkan 2,8 persen dari tahun 2007 menjadi 976 ribu barrel per hari," katanya.

Pada 2009, BP Migas menargetkan produksi minyak mengalami penurunan lagi menjadi sebanyak 960 ribu barrel per hari.

Berbeda dengan minyak, produksi gas cenderung terus meningkat. Tahun 2008 produksi gas mencapai 7,46 miliar kaki kubik per hari dan 2009 naik menjadi 7,526 miliar kaki kubik per hari.

Posisi sisa cadangan minyak terbukti per 1 Januari 2008 mencapai 3,7 miliar barel dan gas 112,5 triliun kaki kubik.


EDJ
Sumber : Ant

Baca selengkapnya disini......

Blowout di Randublatung

Randublatung adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Blora, Propinsi Jawa Tengah. Merupakan salah satu titik penghasil minyak di blok Cepu. Pada sekitar tahun 1992 pernah terjadi blow out di salah satu sumur minyaknya dan proses pemadamannya membutuhkan waktu lebih dari dua bulan.

Randublatung di dalam peta Kabupaten Blora.

Nama nama desa yang terdapat di kecamatan Randublatung di antaranya desa Bekutuk, Bodeh, Gembyungan, Jeruk, Kadengan, Kalisari, Kediren, Kutukan, Ngliron, Pilang, Plosorejo, Randublatung, Sambongwangan, Sumberejo, Tanggel, Temulus, Tlogotuwung dan Wulung. Entah ada yang terlewat atau tidak, saya sendiri sudah banyak yang lupa.

Saya sendiri tinggal dan besar di desa Sambongwangan, sebelah selatan dari pusat kecamatan Randublatung.

Desa yang disebut sebut sebagai salah satu titik penghasil minyak di blok cepu adalah di desa Sumberejo, terletak di sebelah timur kecamatan Randublatung. Dari pengamatan saya dulu, minyak yang dihasilkan tidaklah terlalu besar.

Warga masyarakat di sana kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani. Itupun dengan sumber pengairan dari datangnya air hujan saja.

Wilayah Blora didalam peta Jawa tengah

Itulah kira kira gambaran lokasi dari Randublatung

Baca selengkapnya disini......

Selasa, 12 Mei 2009

Kegunaan Geothermal


PANAS BUMI, saat ini menjadi salah satu energi alternatif yang terus dikembangkan di Indonesia. Energi tersebut merupakan energi terbarukan dan berkelanjut an, serta ramah lingkungan. Panas bumi di Indonesia berada dalam jalur vulkanik yang tersebar mulai dari Aceh hingga Sulawesi Utara.

Sejak lebih dari 20 tahun yang lalu, energi panas bumi di Indonesia telah dikembangkan untuk menghasilkan energi listrik. Daerah-daerah yang berada dalam wilayah kerja pengusahaan PT Pertamina Geothermal Energy meliputi Sibayak di Sumatera Utara, Sungai Penuh di Jambi, Lumut Balai di Sumatera Selatan, Hululais di Bengkulu, Kotamobagu dan Lahendong di Sulawesi Utara, Kamojan g di Jawa Barat, serta Ulubelu di Lampung.

Dalam perkembangannya, saat ini energi panas bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik, tetapi juga untuk pengolahan pada industri makanan. Hal tersebut seperti dilakukan di wilayah Lahendon g. Energi panas bumi dari wilayah tersebut juga dimanfaatkan untuk mengolah gula aren di Pabrik Gula Aren Masarang, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Unit pengolahan gula aren Masarang mulai dibangun sejak tahun 2004. Ketua Yayasan Masarang, Willie Smith, Ju mat (20/2) mengatakan, panas bumi digunakan untuk semua proses pengolahan gula aren. Uap dari energi panas bumi diperoleh secara cuma-cuma dari PT Pertamina Geothermal Energy.

Menurut dia, pemanfaatan energi panas bumi untuk mengolah gula aren, sangat mem bantu peningkatan pendapatan sekitar 6.285 petani aren di wilayah tersebut. Pasalnya, aren merupakan salah satu tanaman yang tumbuh secara produktif di wilayah Tomohon. Selain itu, pemanfaatan panas bumi juga ikut membantu mencegah terjadinya kerusakan al am, akibat pengambilan kayu di hutan secara liar.

Smith mengatakan, sebelum berdiri pabrik gula aren, petani aren memasak sendiri nira yang mereka dapatkan. Rata-rata setiap petani membutuhkan 30 kilogram kayu bakar untuk memasak nira segar. Apabila terdap at 3.500 petani yang memasak nira, dibutuhkan sekitar 50.000 meter kubik kayu per tahun, atau setara dengan 200.000 pohon sedang per tahun. "Otomatis mereka mengambil dari hutan, sehingga akan menimbulkan kerusakan lingkungan," katanya.

Selain itu, siste m pengolahan nira aren secara tradisional juga memiliki beberapa kelemahan. Pengolahan tersebut tidak memiliki standar kebersihan, menggunakan produk campuran dengan kadar bervariasi, serta tidak memiliki standar kualitas dan standar bungkus.

Dengan meng gunakan panas bumi, berbagai kelemahan tersebut dapat dihindarkan. Saat ini, produk gula aren dari pabrik gula Masarang diekspor ke Eropa dengan harga sekitar Rp 110.000 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih tinggi dari harga gula arean di pasar lokal, yang hanya sekitar Rp 28.000 per kilogram.

Besarnya manfaat panas bumi pada industri pengolahan gula aren juga diakui Direktur Pabrik Gula Aren Masarang, Erwin Tanauma. Saat ini, pabrik gula tersebut mampu memproduksi sekitar 25.000 liter nira per hari, d engan jumlah tenaga kerja 35 orang. Volume gula aren yang dihasilkan dari nira sebanyak itu mencapai sekitar tiga ton per hari.

Menurut dia, petani menyerahkan nira ke pabrik melalui koordinator kelompok tani. Perusahaan membeli nira tersebut seharga Rp 1.000 per liter.

Koordinator petani aren Desa Gayawung, Tomohon, Roli Muningka mengatakan, rata-rata setiap petani mampu menghasilkan sekitar 50 hingga 300 liter nira per hari. Dengan menjual melalui pabrik, penghasilan mereka jauh lebih besar bila diban dingkan harus memasak sendiri nira tersebut.

Pasalnya, harga nira di pasar tradisional sangat murah, hanya sekitar Rp 5.000 per kilogram. Kalau dimasak sendiri, pendapatannya hanya separuh dari kalau dijual di pabrik, katanya.

Koordinator petani Desa taratara, Tomohon, Daniel Rawung mengatakan, penghasilan petani yang menjual nira ke pabrik mencapai dua kali lipat bila dibandingkan petani yang memasak sendiri nira mereka. Meskipun demikian, hingga saat ini, masih terdapat beberapa petani yang memilih memasak nira sendiri.

Mereka terkendala jarak untuk menyetorkan nira ke pabrik. Para petani tersebut menyadap nira pada pukul 06.00 hingga 09.00. Kami menginginkan agar nira sampai ke pabrik pada pukul 08.00, sementara ada petani yang jarak rumahnya jauh, katanya.

Manajer Enjinering Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong, Wawan Darmawan mengatakan, pemanfaatan panas bumi secara gratis untuk pengolahan gula aren merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan atau company s ocial responsibility (CSR). Dengan upaya tersebut, hasil yang diperoleh lebih besar bila dibandingkan dalam bentuk bantuan uang. Selain untuk pengolahan gula aren, saat ini panas bumi juga mulai dikembangkan untuk pengeringan kopra, cengkeh, dan vanili.

Baca selengkapnya disini......

Komponen Rig

Komponen rig dapat digolongkan menjadi lima bagian besar :

Hoisting system : fungsi utamanya menurunkan dan menaikkan tubular (pipa pemboran, peralatan completion atau pipa produksi) masuk-keluar lubang sumur. Menara rig (mast atau derrick) termasuk dalam sistem ini.

Rotary system : berfungsi untuk memutarkan pipa-pipa tersebut di dalam sumur. Pada pemboran konvensional, pipa pemboran (drill strings) memutar mata-bor (drill bit) untuk menggali sumur.



Sumber : www.conservation.ca.gov/. ../qh_drill_rig.aspx

Circulation system : untuk mensirkulasikan fluida pemboran keluar masuk sumur dan menjaga agar properti lumpur seperti yang diinginkan. Sistem ini meliputi (1) pompa tekanan tinggi untuk memompakan lumpur keluar masuk-sumur dan pompa tekanan rendah untuk mensirkulasikannya di permukaan, (2) peralatan untuk mengkondisikan lumpur: shale shaker berfungsi untuk memisahkan solid hasil pemboran (cutting) dari lumpur; desander untuk memisahkan pasir; degasser untuk mengeluarkan gas, desilter untuk memisahkan partikel solid berukuran kecil, dsb.

Blowout prevention system : peralatan untuk mencegah blowout (meledaknya sumur di permukaan akibat tekanan tinggi dari dalam sumur). Yang utama adalah BOP (Blow Out Preventer) yang tersusun atas berbagai katup (valve) dan dipasang di kepala sumur (wellhead).



Power system : yaitu sumber tenaga untuk menggerakan semua sistem di atas dan juga untuk suplai listrik. Sebagai sumber tenaga, biasanya digunakan mesin diesel berkapasitas besar.

Baca selengkapnya disini......